Rabu, 25 Desember 2019

KHUTBAH GERHANA MATAHARI

Rasulullah SAW hanya sekali melaksanakan shalat gerhana matahari. Itu terjadi pada 27 Januari 632, awal Dzuqaidah 10 H, empat bulan sebelum Rasulullah SAW wafat.

Saat itu terjadi gerhana matahari cincin yang melintasi bagian selatan Jazirah Arab. Di Madinah hanya terjadi gerhana matahari sebagian dengan kegelapan 77 persen.

Bayangkan suasana pagi itu di Madinah.
Putra Rasulullah yang bernama Ibrahim wafat. Beberapa saat setelah matahari terbit mulailah terjadi gerhana.


Di langit timur terlihat matahari tidak sempurna bulatnya. Bagian atasnya tampak menghitam yang makin lama hampir menghilangkan seluruh bundaran matahari.

Orang-orang ketakutan dan mengaitkan gerhana matahari itu dengan wafatnya putra Rasulullah. Namun, Rasul membantahnya. Gerhana adalah tanda-tanda kekuasaan Allah.

Di dalam hadits Abu Burdah dari Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu, dikisahkan peristiwa gerhana di Madinah:

“Ketika terjadi gerhana matahari, Nabi SAW langsung berdiri terkejut dan merasa ketakutan kiamat akan datang. Beliau pergi ke masjid dan melakukan sholat yang panjang berdiri, ruku’, dan sujudnya.

Setelah itu Nabi bersabda, “Gerhana ini adalah tanda-tanda dari Allah, bukan disebabkan karena kematian atau kelahiran seseorang. Namun gerhana ini terjadi supaya Allah menakuti hamba-hamba-Nya.

Apabila kalian melihat sesuatu dari gerhana, maka takutlah dan bersegeralah berdzikir kepada Allah, berdoa, dan memohon ampunan-Nya.” (Muttafaq ‘Alaihi)

Rasullah SAW mengajarkan tauhid, tidak mengaitkan fenomena gerhana dengan mitos. Gerhana bukan karena kematian atau kelahiran seseorang. Bukan pula karena matahari dimakan raksasa atau makhluk yang tak masuk akal.

•"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (QS Yunus:5)."

mengisyaratkan, matahari dan bulan berbeda secara fisik. Matahari disebut dhiya’, bersinar. Sedangkan bulan disebut nuuran, bersinar.

Sains – astronomi mengungkapkan, matahari sesungguhnya sama dengan bintang-bintang lain. Ukurannya jauh lebih besar dari bumi, sekitar 1,3 juta kali besar bumi. Wujudnya berupa gas panas dengan reaksi nuklir di dalamnya.

Suhu di dalamnya puluhan juta derajat. Suhu permukaannya ribuan derajat. Dengan panas itu, matahari menghangatkan tata surya, termasuk bumi.

Bulan disebut bercahaya, lembut tidak menyilaukan dan tidak panas. Bulan hanya memantulkan cahaya matahari.

Karena perubahan posisinya selama mengitari bumi (manzilah), bentuknya tampak berubah. Dari sabit di awal bulan, menjadi setengah bundaran, dan purnama, lalu kembali mengecil sampai menjadi sabit kembali.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Naskah Khutbah Shalat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember, https://www.tribunnews.com/lifestyle/2019/12/25/naskah-khutbah-shalat-gerhana-matahari-cincin-26-desember?page=3.
Penulis: Sri Juliati
Editor: Muhammad Renald Shiftanto

HIDUP ADALAH PERJUANGAN

HIDUP ADALAH PERJUANGAN
PERJUANGAN ADALAH PENGORBANAN
BERANI HIDUP HARUS BERANI BERJUANG
BERANI BERJUANG RELA BERKORBAN
TAKUT BERKORBAN GA USAH BERJUANG
TIDAK BERJUANG BERHENTI LAH HIDUP....
MATTI SAJA

HAKIKAT HIDUP SEBENARNYA

HAKIKAT HIDUP SEBENARNYA
Ketika kita bertanya kpd diri Sendiri sebenarnya hidup ini...
mau apa?...
dan mau ngapain...?
Kok sampai sibuk2 amat sampai kt lupa sang pemberi Kehidupan...!!!
Sebenarnya klw kita tau
HAKIKAT HIDUP ini yg sebenarnya
maka kita akan tau Tujuan Hidup kita
- dari mana kita asal hidup...
- untuk apa kita hidup..
- dan mau kemana kita hdp akan kembali
Islam sangat jelas bahwa orientasi hidup adalah Mardootillah...
Segala aktifitas hdp kita tujuannya jelas untuk mencari Ridha Allah....
Apapun yg kita lakukan selagi niat krn Allah maka semuanya berniat IBADAH
Inilah tujuan Hidup kita
Allah menciptakan Manusia
وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون...
#muhasabah_hidup

Kamis, 06 Desember 2018

ADA 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH DAN KAIFIYATNYA


ADA 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH 

1.Rezeki Yang Telah Dijamin.

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

2. Rezeki Karena Usaha.

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

3. Rezeki Karena Bersyukur.

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

4. Rezeki Tak Terduga.

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

5. Rezeki Karena Istighfar.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

6. Rezeki Karena Menikah.

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

7. Rezeki Karena Anak.

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

8. Rezeki Karena Sedekah

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).

POWER POIN KLIK DISINI

PENGGUNAAAN TIK DALAM PEMBELAJARAN QURDIS DI MTS AL-INAYAH JERANG ILIR





PENGGUNAAAN TIK DALAM PEMBELAJARAN QURDIS
DI MTS AL-INAYAH JERANG ILIR

Diajukan Untuk Memenuhi Ujuan Semester (UTS)
Pada mata kuliah : TIK dalam Pembelajaran PAI

Dosen :
1.      Dr. Nafan Tarihoran M.Hum / Dr. Sobri








Disusun Oleh :
MUHYIDDIN



PASCA SARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN)
SULTAN MAULANA HASANUDDUN BANTEN

A.    Muqaddimah
Sebagaimana Kita ketahui bersama, bahwa pembelajaran adalah proses pemberian pengalaman belajar kepada peserta didik. Untuk itu, prosesnya bisa terjadi kapan saja, di mana saja, oleh siapa saja dan dengan siapa saja. Orientasi pembelajaran pun berubah dari terfokus pada guru menjadi terfokus pada siswa, dari satu sumber (guru sumber utama) kepada berbasis aneka sumber.
Tujuan peneitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran PAI berbasis TIK yang valid dan efektif pada MTs Al-Inayah Jerang Ilir Cilegon. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan teknik analisis berbasis TIK untuk menghasilkan model pembelajaran yang valid dan efektif. Hasil uji coba I adalah Model PAI TIK sudah terlaksana dengan baik, tetapi belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai dan aktivitas siswa belum sesuai yang diharapkan. Kemudian merevisi model sebelum dilakukan uji coba II. Hasil uji coba II adalah Model PAI TIK sudah efektif, karena ketuntasan klasikal telah tercapai, aktivitas siswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi, respon siswa terhadap pembelajaran dalam kategori positif. Berdasarkan hal tersebut, maka diperoleh model pembelajaran PAI berbasis TIK yang valid dan efektif.

B.Pentingnya penggunaan TIK dalam pembelajaran Materi Qur’an Hadits
Pada hakikatnya penggunaan teknologi pendidikan seperti komputer dalam proses belajar mengajar oleh guru di dalam kelas mempunyai banyak keuntungan apabila dibandingkan dengan metode konvensional yang banyak menyita waktu guru, dan membuat peserta didik merasa bosan sehingga proses belajar mengajar yang dijalankan tidak menarik akan tetapi monoton karena selalu menggunakan metode yang sama setiap hari. Berikut ini terlihat dengan jelas keuntungan dari penggunaan alat teknologi dalam pendidikan. Keuntungan tidak hanya dirasakan oleh satu pihak saja dalam hal ini guru akan tetapi juga dapat dirasakan oleh semua elemen yang terkait seperti peserta didik dan juga pihak sekolah.

Dalam pendidikan agama Islam pula, seperti yang diungkapkan oleh Prof. Tajul Ariffin Noordin bahwa penggunaan teknologi canggih seperti komputer sangat penting dan dapat mempengaruhi perkembangan pendidikan agam Islam dalam lima tahap. Pertama,penggunaan komputer dalam PBM dapat berperanan sebagai alat bantu untuk memungkinkan pendidikan agama Islam meluaskan skop paradigma ilmunya. Ini bermaksud untuk mengubah tumpuan daripada skop pendidikan agama Islam kepada skop yang lebih luas yaitu pendidikan Islam. Penggunaan teknologi canggih seperti komputer dapat meluaskan lagi konsep dan skop pendidikan agama Islam baik di negara-negara Islam atau negara-negara bukan Islam. Dalam kata lain tidaklah pendidikan agama Islam hanya kekal  dalam lingkungan sendiri tanpa perkembangan yang lebih baik bagi menuju kemajuan dunia.

Kedua adalah penggunaan teknologi canggih dapat digunakan untuk mewujudkan kesatuan antara  pendidikan agama Islam dengan pendidikan modern dan juga dengan bidang-bidang lain seperti sains, sosial, ekonomi dan bidang-bidang profesional yang lain. Kesepaduan ini akan memberikan sebuah pemahaman kepada kita bahwa pendidikan agama Islam dapat dipraktekan secara nyata dalam semua aspek kehidupan dan kemajuan. Strategi ini dapat mengukuhkan lagi bahawa Islam adalah satu cara hidup yang sempurna.
Ketiga adalah bagaimana kita dapat menggunakan dan mengeksploitasi secara positif segala bentuk teknologi yang ada untuk menjadikan pendidikan agama Islam sebagai dasar pengajian ilmu pendidikan atau dasar ilmu-ilmu. Dengan menggunakan teknologi tinggi seperti penggunaan komputer ini kita dapat menunjukkan dengan jelas dan cepat bahwa semua ilmu buatan manusia, pasti mempunyai akar dalam pendidikan agama Islam. Faktor ini amat jelas untuk menjadikan Islam sebagai dasar ilmu-ilmu. Dalam kata lain kita dapat menggunakan teknologi untuk proses islamisasi ilmu.
Keempat kita perlu menguasai teknologi canggih. Khususnya teknologi informasi seperti penggunaan komputer, internet dan sebagainya untuk mewujudkan suatu rangkaian pendidikan agama Islam sedunia. Kemudahan teknologi dapat  digunakan untuk merangka dan membina satu paradigma dan kurikulum pendidikan agama Islam yang sama untuk negara-negara Islam. Dalam hal ini pertukaran informasi dan program-program pendidikan agama Islam sedunia dapat dilakukan secara terpadu dan segera, input-input yang disetujui bersama akan meluaskan gambaran tentang skop, konsep, kurikulum dan pedagogi supaya benar-benar memenuhi kehendak pendidikan agama Islam. Dengan strategi ini kita dapat menangani ideologi Barat khususnya yang bertentangan dengan falsafah pendidikan Islam.
kelima ialah bagaimana kita dapat memanfaatkan teknologi untuk membina konsep ketauhidan ilmu-ilmu. Ini bermaksud dengan teknologi kita dapat menerangkan bahwa ilmu itu sebenarnya bersifat kesatuan. Tahap kelima ini melengkapkan usaha kita untuk membina peradaban Islam yang maju.
Mengingat teknologi komputer dan teknologi komunikasi semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan masa kini, guru-guru yang mengajar mata pelajaran pendidikan agama Islam, perlulah menyambut tantangan ini dengan menggunakan multimedia dalam proses belajar mengajar untuk memartabatkan pendidikan agama Islam dalam era teknologi informasi. Untuk merealisasikan harapan tersebut, guru-guru pendidikan agama Islam mestilah siap lebih awal untuk menguasai kemahiran menggunakan multimedia dan komputer. Karena pengajaran pendidikan agama Islam bukan hanya melibatkan penyampaian fakta atau pengetahuan semata-mata tetapi lebih banyak menekankan aspek amalan sebagai penghayatan kepada ilmu yang dipelajari. Justeru itu, untuk memastikan proses belajar mengajar lebih berkesan, guru-guru pendidikan agama Islam seharusnya memanfaatkan penggunaan alat teknologi seperti komputer bagi merangsang pikiran peserta didik untuk belajar dan meningkatkan pemahaman mereka.
Oleh karena itu guru mempunyai tanggungjawab dan tugas yang menantang agar dapat mengintegrasikan penggunaan teknologi tersebut dalam proses pengajaran dan pembelajaran di dalam kelas. Dengan adanya teknologi multimedia dan komputer di sekolah guru bukan hanya merasakan perubahan dalam peranannya, tetapi ia juga belajar bagaimana caranya untuk mengajar menggunakan alat-alat teknologi baru, pendekatan-pendekatan baru dan kemahiran baru. Karena dengan penggunaan multimedia dan komputer dalam proses belajar mengajar khususnya PBM Pendidikan agama Islam, dapat menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, iaitu adanya hubungan timbal balik antara guru dan peserta didik dan juga antara sesama peserta didik. Proses pembelajaran interaktif yang dijalankan hendaknya dapat mendorong semangat peserta didik untuk belajar dan munculnya inspirasi pada peserta didik untuk memunculkan ide baru, mengembangkan inisiatif dan kreativitas.
C. Kelebihan dan kelemahan pembelajaran berbasis TIK secara umum?
  1. Tersedianya fasilitas e-moderating dimana pengajar dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara reguler atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu.
  2. Pengajar dan siswa dapat menggunakan bahan ajar yang terstruktur dan terjadwal melalui internet.
  3. Siswa dapat belajar (me-review) bahan ajar setiap saat dan dimana saja apabila diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer.
  4. Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet.
  5. Baik pengajar maupun siswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak.
  6. Berubahnya peran siswa dari yang pasif menjadi aktif.
  7. Relatif lebih efisien. Misalnya bagi mereka yang tinggal jauh dari Perguruan Tinggi atau sekolah konvensional dapat mengaksesnya.
Kelemahan :
  1. Kurangnya interaksi antara pengajar dan siswa atau bahkan antara siswa itu sendiri, bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar mengajar.
  2. Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong aspek bisnis atau komersial.
  3. Proses belajar dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan dari pada pendidikan.
  4. Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini dituntut untuk menguasai teknik pembelajaran dengan menggunakan ICT (Information Communication Technology).
  5. Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.
  6. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, dan komputer).
  1. Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan soal-soal
  2. Kurangnya penguasaan bahasa komputer.


D. Contoh pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran PAI (Qurdis)
Ada beberapa contoh pemanfaatan teknologi media pembelajaran:
  1. Pemanfaatan media dalam situasi kelas (classroom setting) dalam tatanan (setting) ini media pembelajaran dimanfaatkan untuk menunjang tercapainya tujuan tertentu dan pemanfaatanya dipadukan dengan proses belajar mengajar dalam situasi kelas. Dalam merencanakan pemanfaatan media itu guru harus melihat tujuan yang akan dicapai, materi pembelajaran yang mendukung tercapainya tujuan itu, serta strategi belajar mengajar yang sesuai untuk mencapai tujuan itu. Media pembelajaran yang dipilih haruslah sesuai dengan ketiga hal itu, ialah materi, dan strategi pembelajaranya.
  2. Pemanfaatan media di luar situasi kelas.
Pemanfaatan media pembelajaran diluar situasi kelas dapat dibedakan dalam dua kelompok utama:
  1. Pemanfaatan secara bebas
Yang dimaksud dengan pemanfaatan secara bebas ialah bahwa media itu digunakan tanpa dikontrol atau diawasi. Pembuat program media mendistribusikan program media itu dimasyarakat pemakai media baik dengan cara diperjual belikan maupun didistribusikan secara bebas, dengan harapan media itu dapat digunakan orang dan cukup efektif untuk mencapai tujuan tertentu.
Sebagai contoh jenis pemanfaatan media seperti ini ialah pemanfaatan siaran radio pendidikan. Pada saat ini banyak siaran radio atau televisi yang bersifat pendidikan. Program-program itu disiarkan dengan maksud untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan tertentu. Pemanfaatan program itu kebanyakan tidak dikontrol oleh penyelenggara siaran. Program tersebut disiarkan dengan harapan didengarkan dan dimanfaatkan oleh orang. Dalam hal ini penyelenggara siaran juga tidak mengatur bagaimana program itu didengar dan dimanfaatkan.
  1. Pemanfaatan secara terkontrol
Yang dimaksud pemanfaatan media secara terkontrol ialah bahwa media itu digunakan dalam suatu rangkaian kegiatan yang diatur secara sistematik untuk mencapai tujuan tertentu. Anggota kelompok diharapkan dapat berinteraksi baik dalam diskusi maupun dalam bekerja sama untuk memecahkan masalah, memperdalam pemahaman, atau menyelesaikan tugas-tugas tertentu.
Hasil belajar mereka dievaluasi secara teratur. Untuk keperluan evaluasi ini pembuat program media perlu menyediakan alat evaluasi tersebut.

E. Banyak program computer (software) yang dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan mutu layanan pembelajaran PAI.
Kegunaan aplikasi Microsoft word, excel, dan power point?
Microsoft Word
Seorang guru yang menguasai teknologi informasi adalah guru yang dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian hasil belajar, analisis hasil belajar maupun kegiatan remedial dan enrichment telah memanfaatkan komputer secara optimal.
Perencanaan pembelajaran yang dirancang guru mulai dari progam tahunan sampai rencana persiapan pembelajaran dibuat dan disimpan secara digital dalam bentuk file-file dalam program aplikasi microsoft word. Manfaat yang diperoleh guru dari pemanfaatan aplikasi wicrosoft word dalam pembuatan perencanaan pembelajaran sangat banyak, diantaranya. Pertama, guru dapat memiliki back-up data yang lengkap dan setiap saat dokumen perencanaan pembelajaran dapat direvisi dan di-up-date sesuai kebutuhan. Kedua, guru dapat mem-print-out dokumen tersebut untuk kepentingan pembelajaran dan supervisi dan dapat dengan seketika melakukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap dokumen tersebut. Hal ini sangat membantu guru dalam efisiensi waktu, tenaga dan pikiran
Microsoft Powerpoint
Microsoft Powerpoint merupakan aplikasi yang disiapkan oleh Microsoft Corporation untuk melakukan presentasi di depan publik yang terbatas. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur-fitur dan menu yang lengkap sehingga sebuah presentasi dapat dibuat semenarik dan seatraktif mungkin. Dalam prakteknya di kelas, pemanfaatan aplikasi powerpoint membutuhkan dukungan perangkat keras (hardware) yaitu satu unit komputer portable yaitu laptop dan in-focus yang berfungsi sebagai wide-screen Dengan tersedianya aplikasi ini di pasaran, guru dapat memanfaatkan aplikasi powerpoint untuk kepentingan presentasi di kelas.
Pemanfaatan aplikasi powerpoint sebagai technology based education dan multimedia learning secara bertahap sejatinya mulai diterapkan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Powerpoint sebagai software presentasi ternyata sangat membantu guru dalam memancing minat dan motivasi siswa untuk belajar. Di samping itu, suasana kelas menjadi aktif dan siswa merasa senang dengan presentasi yang ditampilkan guru. Dengan powerpoint guru menjadi leluasa untuk berimprovisasi merencanakan pembelajaran yang atraktif karena fasilitas yang ada pada aplikasi powerpoint sangat lengkap untuk membuat presentasi yang tidak membosankan. Di samping itu, guru memiliki banyak pilihan menampilkan kegiatan pembelajaran sekreatif mungkin untuk kepentingan belajar siswa.

Microsoft Excel
Ketika komputer belum merambah ke sekolah-sekolah, kegiatan penilaian dan analisis hasil belajar dilakukan secara manual dan paper oriented. Kegiatan penilaian dan analisis hasil belajar terasa begitu rumit dan menjemukan. Untuk menganalisis siswa satu kelas saja yang berjumlah 40 siswa, tidak dapat selesai dalam satu hari dengan menggunakan kalkulator.
Namun dengan memanfaatkan aplikasi microsoft excel guru dapat mengolah nilai siswa dan menganalisis tingkat kesukaran soal sekaligus dalam waktu singkat, sehingga diperoleh data berapa siswa yang perlu pengayaan dan berapa siswa yang perlu remedial serta soal mana saja yang termasuk kategori mudah, sedang maupun sukar dan soal mana saja yang ditolak, perlu direvisi maupun diterima untuk dikoleksi dan disimpan di bank soal.
F.  Penutup
Hasil uji coba I adalah Model PAI TIK sudah terlaksana dengan baik, tetapi belum efektif, karena ketuntasan klasikal belum tercapai dan aktivitas siswa belum sesuai yang diharapkan. Kemudian merevisi model sebelum dilakukan uji coba II. Hasil uji coba II adalah Model PAI TIK sudah efektif, karena ketuntasan klasikal telah tercapai, aktivitas siswa sudah sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sudah dalam kategori tinggi, respon siswa terhadap pembelajaran dalam kategori positif. Berdasarkan hal tersebut, maka diperoleh model pembelajaran PAI berbasis TIK yang valid dan efektif.
Demikian tulisan ini semoga bermanfaat bagi penulis khususnya Dn umumnya bagi para pembaca. Amiin.






KETERANGAN :
TUGs kMI BUKA LINK DIBAWAH

TUGAS TIK